Thursday, February 7, 2013

KEAJAIBAN BELAJAR MENERIMA APA ADANYA......YA GITU DEH

Untuk semua sahabat,

MAHAKOSMOS adalah GROUP PENCERAHAN KEHIDUPAN, MEMAHAMI MAU-NYA TUHAN (ALLAH SWT) TERHADAP DIRI KITA.

Seandainya kita mau untuk MENERIMA APA ADANYA YA BEGITU TANPA PERSEPSI APAPUN, HANYA MENGANGGUK-ANGGUK SEPERTI "SEMAR". Maka semua NIKMAT sesuai PENGATURANNYA, SKENARIONYA akan terus berdatangan satu persatu.

Terima satu, datang berikutnya. Dan seterusnya.

Namun bila yang satu belum diterima, maka urutan yang lain berikutnya pun tidak mungkin datang. Mampet semuanya.

Karena kita tidakmau terima, malah membuat persepsi sendiri. Apa yang terjadi?

Emosi akan mengguncangkan bio listrik tubuh, dan sistem tubuh akan terganggu, bila dibiarkan tentu organ-organ jadi bermasalah.

Persepsi (gelombang otak) akan LIAR mencari KONEKSI, browsing kemana-mana sesuai PERSEPSI. Akhirnya menarik semua elemen yang DIPERSEPSIKAN. Karena tidak terima, tentu persepsi negatif, akhirnya yang datang berikutnya dalam kehidupan adalah SERBA NEGATIF.

Dan episode berikutnya bisa ditebak sendiri, penyakit pemikiran, penyakit jasmani dan semua sendi kehidupan kena imbasnya. Semakin menumpuk dan semakin menimbulkan penderitaan.

Saya memahami SENI TERAPI kepada PASIEN. Namun kalau PASIEN tidak menyadari walaupun dia seorang medis, paramedis, terapis sekalipun. Ya akan terus begitu saja.

Dengan SENI TERAPI, mungkin bisa teratasi jauh membaik. Namun bila POLA PIKIR, EMOSI, PERILAKU masih begitu saja GAK MAU BERUBAH. Ya akan begitu lagi....

Akhirnya SANG PASIEN pun kemudian TIDAK PERCAYA LAGI, merasa kok masalahnya keluhannya muncul lagi.
Kunci dari semuanya adalah PENERIMAAN dan terus BELAJAR MENERIMA APAPUN apapun MAUNYA TUHAN, tanpa persepsi sedikitpun. HANYA MELONGO, TERSENYUM DENGAN CANDAAN-NYA yang KHAS. Belajar seperti ANAK KECIL yang lepas tiada beban, riang gembira, namun dengan kesadaran DEWASA.

Sungguh itu membaiikkan apapun, terlebih lagi bila kamu tersenyum setelah paginya gosok gigi. Bila gak, ya gak usah dibahas....
Belajarlah dan berjanjilah mulai SEKARANG, untuk MENERIMA APAPUN TANPA PERSEPSI, HANYA UCAPAN SYUKUR, TERIMA KASIH, ALHAMDULILLAH penuh KETULUSAN. Adanya ya begitu adanya.

Kemudian flash back ke belakang semua penderitaan akibat tidak mau menerima semua itu. Dan RESET SEMUANYA. Ribuan peristiwa yang membuat emosi, karena tidak bisa menerima itu semua. Jutaan bahkan.

Caranya mudah, bagi alumni terapkan TERAPI MENGUBAH CARA BERPIKIR.
Dalam KEYAKINAN AGAMA, disebutkan bila pipimu ditampar, sodorkan pipi satunya.

Lakukan terapi dengan Hikmah hadist tersebut.

Logikanya begini, bila penderitaan kamu senilai 10.000, maka kamu perlu daya melebihi atau diatas 10.000 maka guncangan daya itu akan mengembalikan seperti semula (RESET).

Contoh:

Saya pernah ditenung oleh beberapa ahli kebatinan karena "sombong" dulu sok jago berusaha membantu beberapa orang pasien "kiriman".

Saya muntah-muntah, dan lumpuh sulit berjalan, sehingga semingguan hanya berbaring di pembaringan. Ini murni akibat benturan daya kekuatan saling beradu.

Sudah saya kerahkan semua daya, namun ternyata belum membaik.

Akhirnya tiada DAYA apapun SELAIN ALLAH. Pasrah....

Pasrah juga ada ilmunya.... ini seninya.

Ini afirmasi mengubah / mereset apapun dengan hikmah dari hadist diatas serta rahasia pasrah, mohon dicatat.

Posisi saya benar-benar pasrah, masa bodoh, kalaupun harus mati hari ini atau nanti malam. Terserah Allah saja. Sesungguhnya hidupku, matiku hanya kepada Allah.

YA ALLAH, HAMBA IKHLAS MENERIMA APA ADANYA SEMUA PENGATURAN-MU, WALAUPUN ENGKAU MEMBERIKAN SAKIT YANG LEBIH PARAH DARI MUNTAH, BADAN TERASA LUMPUH, DAN SAKIT SEMINGGUAN INI.

HAMBA PASRAH......

Namun saat itu, afrimasi saya begini karena siap mati

YA ALLAH, HAMBA IKHLAS MENERIMA APA ADANYA PENGATURAN-MU WALAUPUN ENGKAU MEMATIKAN HAMBA ATAS SEGALA SAKIT MUNTAH-MUNTAH, BADAN TERASA LUMPUH, HINGGA SAKIT SEMINGGUAN INI

HAMBA PASRAH....

Ulangi lagi, dan bayangkan bahwa bila Tuhan memberikan ujian lebih berat lagi yang lebih besar dari ini pun, kita siap.

Esoknya badan saya membaik, dan terus membaik. Serangan tenung itu sirna.


Contoh dalam minggu ini:

Sejujurnya saya manusia biasa, mbejo, jauh banget dari master-masteran atau grandmaster. Gayanya saja gak pernah serius, lha disuruh membawakan seminar.... ya kartolo-an.

Saya kena sakit pencernaan akibat pola makan yang kurang baik, dan "lupa makan" akibat situasi.

Sakit sekali sejak 4 mingguan, namun makin memburuk semingguan ini. Bergerak terlalu capek, kepala sakit, dan tubuh melemah, ambruk deh rebahan.

YA ALLAH, HAMBA IKHLAS MENERIMA APA ADANYA SEMUA PENGATURAN-MU, WALAUPUN ENGKAU MENIMPAKAN SAKIT YANG LEBIH PARAH DARI SAKIT INI YANG SUDAH 4 MINGGU BADAN LEMAH, PENCERNAAN SAKIT, LAMBUNG MERADANG, HINGGA BERGERAK SEDIKIT SAJA SAKIT DAN LEMAH TUBUH.

HAMBA PASRAH......

Itu baru contoh sakit, juga bisa diterapkan untuk kasus yang lain seputar rumah tangga, anak, bisnis, rejeki, atau apapun yang membuat menderita dan emosi.

Contoh: bila difitnah, dimarahi, membuat sakit hati

YA ALLAH, HAMBA IKHLAS MENERIMA APA ADANYA SEMUA PENGATURAN-MU, WALAUPUN ENGKAU MENJADIKAN HAMBA HARUS DITAMPAR OLEH SI A LEBIH BURUK SEKALIPUN DARI SEKEDAR DIFITNAH, DIJELELEKKAN, UCAPANNYA MEMBUAT SAKIT HATI....

HAMBA PASRAH....

Sahabat, mudah ya, demikian sederhana. Hanya belajar menerima, dan syukur (berterima kasih) terhadap apapun peristiwa sehari-hari.

Saya yakin, hidupmu membaik, jauh lebih baik dan akan ketemu jalan rejekimu yang berkah membahagiakan. Aamiin.


Terima kasih Tuhan, Gusti Allah


# Belajar menerima itu adalah salah satu IMAN kita KEPADA TUHAN YME

Yakin sama Qodho dan Qodhar.

No comments: